Naif Al’as | What Did I Write?

Pemikiran Amatir Seorang Naif

Yusril Ihza Mahendra Menulis Di Blog

with 10 comments

Satu lagi tokoh Indonesia membuat blog. Yang terakhir ini adalah Yusril Ihza Mahendra. Berawal dari balasan komentar seseorang yang ‘mengaku’ bernama Yusril Ihza Mahendra di blog Kang Jae (tulisan tentang Laksamana Cheng Ho) mengenai peranan Yusril sebagai Cheng Ho dalam film kolosal yang berjudul “Admiral Zheng He”.

Tentu saja semuanya, termasuk saya, tidak begitu saja percaya dengan pengakuan tersebut. Di dunia Internet ini, banyak orang-orang yang menyembunyikan identitas aslinya. Ada juga yang seolah-olah ‘berperan’ sebagai orang penting di dunia nyata, dan sebagainya.
Balasan demi balasan atas komentar Yusril itu bermunculan. Dan Yusril sendiri tidak hanya diam, dia pun membalasnya pula dengan penuh keyakinan.

Karena balasan dari Yusril ini sendiri bisa dibilang cukup bagus tulisannya, maka ada yang mengusulnya supaya dia membuat blog sendiri. Daripada ‘ngeblog’ di blog orang lain, lebih baik bikin sendiri. Dan Yusril pun menyanggupinya, walaupun dia bilang bahwa dia itu tidak paham apa itu blog dan bagaimana cara membuat blog. Bahkan Yusril sendiri mengajak Kang Jae untuk bertemu di Bandung pada 9 November 2007 nanti untuk berdiskusi mengenai blog. Namun karena Kang Jae sendiri sudah menjadi ‘penduduk’ Jakarta, maka ajakan itu sedikit di tolak, tetapi tidak menutup kemungkinan mereka akan bareng pergi ke Bandung. Mungkin itu hanya candaan Kang Jae untuk menebeng Yusril ke Bandung. Serta mengajak bertemu di kantornya, di Jakarta.

Berikutnya, Yusril berhasil membuat blog di layanan Blogger. Tapi nama yang dipergunakan sebagai alamat blognya terbalik menjadi “mahendra-ihza-yusril.blogspot.com” bukan “yusril-ihza-mahendra.com“. Itu karena dulu pernah ada yang membuat blog atas nama Yusril. “Mungkin dari staf Sekretariat Negara”, kata Yusril.

Blog baru tersebut memang baru ada 1 entri, yaitu entri yang berjudul “Kata Pengantar“. Komentar atas tulisan tersebut juga cukup banyak. Sampai tulisan ini saya buat sudah terdapat 77 komentar atas entri tersebut.

Validasi dari blog tersebut adalah memang buatan dan tulisan Yusril Ihza Mahendar sendiri ada di Tempo Interaktif, blog Ndoro Kakung, dan blog Masim Vavai Sugianto. Saya rasa dengan 3 sumber yang berusaha men-validasi kebenaran atas blog Yusril itu sudah cukup dapat dipercaya.

Selamat datang di atmosfer blog Pak Yusril!

Powered by ScribeFire.

Written by Naif Al'as

Tuesday, 6 November 2007 at 12:43

Posted in blog, blogger, internet

Cerita Dari Pesta Blogger 2007 & Kopdar Kampung Gajah

with 7 comments

Tulisan ini memang sudah terlambat. Seharusnya saya sudah menulis ini sejak 1 minggu yang lalu. Namun karena bermasalah dengan koneksi ke WordPress, maka tulisan ini baru hari ini saya buat.

Rupanya Pesta Blogger 2007 ini cukup berkesan untuk saya. Karena selain turut serta dalam acara yang besar untuk blogger Indonesia ini, saya juga bertemu muka dengan sebagian anggota dari Kampung Gajah, yaitu semua milis yang bernama Id-Gmail. Selama ini saya hanya tahu mereka melalui milis tersebut.

Alhasil, Pesta Blogger 2007 itu sendiri menjadi tambah heboh dengan kehadiran komunitas ini. Jumlah yang cukup banyak dibanding dengan komunitas lain yang datang, dan tentunya keceriaan yang sangat positif yang ditunjukkan oleh anggota dari Kampung Gajah ini.

Pesta Blogger 2007 dihadiri tidak kurang dari 470 orang, dari seluruh Indonesia, bahkan ada yang datang dari negara tetangga. Diawali dengan pembukaan oleh ketua panitia PB 2007, Enda Nasution. Lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Menteri Kominfo, M. Nuh. Setelah itu, berbagai macam session dilakukan, dari obrolan tentang iklim blog di Indonesia sampai dengan pemilihan blog-blog favorit.

Sore harinya, saya ikut berkopdar halal bi halal dengan Kampung Gajah ke rumah Heri di bilangan Tanah Abang. Jarak yang tidak begitu jauh di tempuh hanya dengan berjalan kaki oleh sebagian dari kami. Namun ada juga yang sial, karena harus tersasar ke tempat lain yang sebenarnya tidak terlalu jauh dengan tempat tinggal Heri. Mungkin juga disebabkan oleh mis-komunikasi. Tapi sudahlah, saya tidak akan menyebut nama-nama mereka yang tersasar.
Di rumah tersebut dipenuhi oleh 30 orang Gajah-gajah (sebutan untuk anggota Kampung Gajah). Kami berkumpul sampai kira-kira pukul 19:00.

Setelah dari tempat Heri, kami (ada juga yang tidak) meluncur ke Apartement Semanggi di Slipi untuk makan. Saya yang kebetulan harus menghadiri resepsi teman pada pukul 20:00, harus berpisah setelah menunjukkan arah ke tempat tersebut kepada beberapa orang dalam 1 mobil. Setelah itu langsung pulang ke rumah, yang kebetulan tidak terlalu jauh.

Pulang kondangan, saya kembali ke tempat itu (Apt. Semanggi), tepatnya di kamar Pak Andika. Dan berkumpul kembali sampai tengah malam.

Terima kasih untuk panitia PB 2007 yang sudah bersusah payah untuk memfasilitasi acara ini. Serta terima kasih untuk Heri, Pak Andika dan seluruh anggota Kampung Gajah.

Sampai jumpa di Pesta Blogger berikutny (mudah-mudahan terselenggara kembali tahun depan).

Powered by ScribeFire.

Written by Naif Al'as

Tuesday, 6 November 2007 at 00:21

Pesta Blogger 2007, Pestanya Blogger Indonesia

with one comment

Sabtu besok, 27 Oktober 2007, para blogger Indonesia akan ikut serta dalam suatu hajatan besar antar blogger berskala Nasional. Yang bertempat di Blitz Megaplex, di kawasan Bundaran HI, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat. Saya sudah melakukan reservasi via email ke pihak panitia Pesta Blogger 2007. Dan untuk registrasi ulang, harus datang sepagi mungkin kesana. Karena antusias para blogger Indonesia yang besar, namun tidak berimbang dengan ketersediaan tempat. Hal itu bisa dimaklumi. Kapasitas tempat hanya 500 orang, namun jumlah peminat lebih banyak dari kapasitas yang ada.

Acara itu sendiri akan dimulai sekitar pukul 10:00 WIB sampai dengan pukul 15:00 WIB.
Khusus untuk warga Kampung Gajah, acara mungkin akan dilanjutkan dengan halal bi halal Kampung Gajah yang bertempat di rumah salah satu warga, Hericz, dikisaran Tanah Abang.

Sampai bertemu di Pesta Blogger 2007!

Written by Naif Al'as

Friday, 26 October 2007 at 18:51

Definisi Ngejunk

with 3 comments

Ngejunk = Nge-sampah

Written by Naif Al'as

Monday, 3 September 2007 at 22:13

Posted in Opini, Sehari-hari

Pendaftaran Pergantian Perangkat Single Band 1900 Mhz Starone

with 2 comments

Proses pendaftaran pergantian perangkat single band CDMA 1900 Mhz ke perangkat 800 Mhz sudah dimulai oleh pihak Indosat Starone . Beberapa waktu yang lalu saya sudah mendaftarkan perangkat dan nama saya untuk mengklaim pergantian tersebut. Dan saya mendapat nomor urut 55. Tetapi sampai saat ini saya belum tahu kapan perangkat saya akan diganti.

Apakah Anda sudah mendaftarkan diri Anda?
Bisa didaftarkan ke galeri Indosat terdekat atau juga melalui telepon ke Customer Service Operator (CSO) Starone dinomor 111 melalui perangkat Starone Anda.

Written by Naif Al'as

Friday, 24 August 2007 at 12:34

Indosat Starone Mengganti Perangkat Single Band Milik Pelanggan

with 3 comments

Pada akhir tahun ini (akhir Oktober 2007 diharapkan sudah selesai proses migrasi dari frekuensi 1900 Mhz ke 800 Mhz), pihak Indosat akan melakukan migrasi frekuensi pada produk Starone-nya untuk yang di Jakarta, dari 1900 Mhz ke 800 Mhz. Ada sedikit ganjalan pada diri saya dan mungkin pelanggan lain, karena saya memakai perangkat bundling dari Starone yang merupakan  perangkat single band (cuma 1900 Mhz). Pihak Telkom Flexi, yang juga terkena “penggusuran” frekuensi ini sebelumnya pada bulan Juni 2007 yang lalu sudah mengabarkan akan mengganti perangkat milik pelanggan yang masih single band (tentu ada syaratnya). Namun pihak Starone bulan lalu masih belum terdengar sama sekali soal penggantian ini.

Saya sudah sempat berpikir, kalau memang pihak Starone tidak mau mengganti perangkat milik saya, maka saya mungkin akan memberhentikan account saya disana (sudah berlangganan Starone sejak Juli 2005). Toh sekarang sudah ada beberapa provider yang menyediakan akses internet murah (malahan unlimited) via GPRS, pikir saya seperti itu.

Setelah kemarin saya membaca berita di detikinet, yang isinya bahwa  Starone akan mengganti perangkat milik pelanggan yang masih single band (terutama yang bundling dari pihak Starone – seperti yang saya punya). Pihak Starone menyiapkan 4000 perangkat yang beroperasi di frekuensi 800 Mhz untuk mengganti perangkat milik pelanggan yang hanya beroperasi di frekuensi 1900 Mhz.

Namun ada syarat-syaratnya :

  1. Pasca Bayar :
    • Penggunaan rata-rata selama 6 bulan terakhir harus sebesar minimal Rp. 50.000/bulan
    • Nomornya masih aktif sampai 1 Juli 2007
  2. Pra Bayar :
    • Sudah menjadi pelanggan selama 2 tahun
    • Penggunaan rata-rata selama 3 bulan terakhir harus sebesar minimal Rp. 30.000/bulan

 Sampai saat ini saya belum mendapat kabar kapan pendaftaraan untuk pergantian perangkat ini akan dimulai. Mudah-mudahan bisa secepatnya dilakukan.

Written by Naif Al'as

Friday, 13 July 2007 at 11:32

BRTI: “Kami Sedang Membuat Kebijakan Perihal Sms Premium,Spam, dan Kejahatan”

with 8 comments

Saya pernah kirim komplain keluhan mengenai sms spam dari operator seluler di Indonesia kepada Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) via situs BRTI.

—–Original Message—–
From: brtiorid@brti.or.id [mailto:brtiorid@brti.or.id]
Sent: 19 Juni 2007 17:56
To: info@brti.or.id
Subject: [ Keluhan ]

Pengirim : Naif

Email : naifmuh.alas@yahoo.com

Saya pengguna ESIA dan TELKOMSEL (Simpati)

Mengenai Spam sms yang dikirimkan oleh operator seluler, baik gsm maupun cdma tersebut. Hal ini sudah masuk ke tahap keterlaluan, dalam 1 hari itu bisa sampai 5 sms per operator. Saya sebagai konsumen merasa hak-hak saya dilecehkan, karena menurut saya ini masalah privasi yang diabaikan oleh pihak operator. Saya sudah mencoba untuk menelpon ke CSO dari masing-masing operator untuk menghentikan sms-sms sampah yang dikirimkan setiap hari, namun sampai detik ini, masih saja dikirimkan. Sebenarnya bukan saya saja yang merasa jengkel dengan ulah operator, sudah banyak yang jengkel. Contoh terbaru ada di http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=2769 Dan masih banyak lagi contoh-contoh lainnya. Saya mohon kepada BRTI sebagai regulator yang memiliki wewenang untuk menindak operator.

Saya sebagai konsumen tidak berdaya diperlakukan semena-mena oleh operator.

Dan apakah ada regulasi untuk menegur operator dalam masalah sms sampah ini?

Saya mengharapkan mendapat jawaban dari BRTI secepatnya. Terima kasih

Naif Muh. Al’as

Dan mendapatkan jawaban dari pihak BRTI setelah 2 minggu kemudian.

Terima kasih telah menghubungi BRTI.

Saat ini BRTI dalam proses tahap pembuatan kebijakan perihal SMS Premium dan layanan SMS Spam atau threat/kejahatan. BRTI melakukan koordinasi baik internal departemen juga eksternal dengan pihak-pihak terkait. Semoga dalam waktu dekat akan segera dapat berhasil guna menjadi sebuah Peraturan Menteri.

Salam,

info@brti.or.id

Walaupun cukup lama mendapatkan balasan dari BRTI. Tapi cukuplah untuk saya, karena dengan membalas keluhan saya, berarti BRTI tidak men-cuek-an masukan/kritik tentang operator dari para pengguna seluler di Indonesia.

Sekarang kita tunggu saja realisasi mengenai regulasi yang sedang dipersiapkan oleh BRTI mengenai sms spam tersebut.

Written by Naif Al'as

Monday, 9 July 2007 at 18:21

Stasiun TV Lokal Tidak Mengambil Hak Siar Liga Inggris 2007/2008 ?

with 199 comments

Dari kabar yang saya dengar, pihak stasiun televisi Trans 7 sepertinya sudah hampir pasti tidak mengambil membeli hak siar Liga Inggris (English Premier League – EPL) musim 2007/2008. Menurut beberapa sumber, penghentian ini terjadi karena salah satunya adalah masalah harga hak siar yang terlalu mahal. Sehingga, ongkos produksi untuk siaran EPL setiap minggu di Trans 7 tidak tertutupi oleh uang yang masuk dari pihak sponsor. Selain itu, ada juga masalah pengaturan program yang sedikit menimbulkan kekacauan dibagian programming Trans 7. Ketika jadwal siaran EPL ini molor sedikit, maka akan sedikit kacau di bagian programming Trans 7 tersebut (karena siaran EPL ini bersifat siaran langsung). Namun, tetap yang jadi isu utama adalah masalah biaya produksi itu.

Lalu stasiun TV lokal yang mana yang akan membeli hak siar EPL 2007/2008 ini?Rumor yang beredar di forum-forum Indonesia, khususnya forum sepakbola, ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi, yaitu :

  1. Pihak RCTI sedang menegosiasi untuk pembelian hak siar ini.
  2. Pihak SCTV sedang menegosiasi untuk pembelian hak siar ini.
  3. Pihak ANTV (yang sahamnya sudah dibeli oleh pihak Star TV), yang disebut-sebut akan mengambil alih penyiaran EPL musim depan, malah tidak terdengar.
  4. Pihak Lativi juga disebut-sebut akan mengambil hak siar EPL musim depan ini karena faktor yang sama seperti ANTV (saham dibeli oleh Star TV).
  5. Pihak ASTRO Indonesia (TV berbayar, TV kabel) juga disebut-sebut akan mengambil hak siar ini.
  6. Hak siar akan tetap ada di ESPN (berarti untuk televisi berbayar di Indonesia tidak hanya Astro Indonesia saja yang bisa menayangkan EPL 2007/2008). Hal ini bisa dilihat dari penayangan iklan siaran EPL di ESPN musim depan (mulai 11 Agustus 2007) – Info dari Budi Iskandar via Andhika Suksmana (Presiden Big Reds, Indonesia’s Official Liverpool FC Supporters Club) .

Dari rumor-rumor tersebut, sampai saat ini saya belum mendapatkan kepastian mengenai stasiun tivi mana yang akan membeli hak siar EPL 2007/2008. Mudah-mudahan saja salah satu televisi lokal tetap membeli hak siar tersebut, karena EPL sendiri sudah menjadi salah satu tontonan wajib untuk pencinta sepakbola di Indonesia. Khususnya saya dan kawan-kawan di Big Reds sebagai pencinta klub Liverpool FC. Karena selain menyalurkan hobi, bisa juga sebagai alternatif tayangan bila dibandingkan dengan tayangan-tayangan televisi lokal yang tidak bermutu seperti sinetron, gosip, dan sebagainya.

Apakah diantara Anda ada yang tahu informasi mengenai pembelian hak siar EPL musim 2007/2008 oleh stasiun televisi lokal?

Update:

  • 24 Juli 2007 – Pihak Trans 7 sudah dipastikan tidak membeli hak siar EPL 2007-2008 dan pihak LaTivi belum pasti membeli hak siar EPL 2007-2008.
  • 24 Juli 2007 – Kemarin buku panduan acara (jadwal acara) Astro untuk Agustus 2007 sudah tiba di rumah saya. Lalu semalam saya membaca jadwal acara Astro tersebut, dan membuka jadwal untuk tanggal 11 Agustus 2007 (pertandingan pertama EPL 2007-2008). Ternyata masih disiarkan di Star Sport dan ESPN. Namun tidak seperti biasanya, yang sebelumnya ada nama tim yang bertanding, sekarang tidak ada. Hanya ada tulisan “EPL 2007-2008 Match” (kurang lebih seperti itu). Dan asumsi saya dengan jadwal tersebut, kemungkinan televisi berbayar lainnya seperti Indovision dan Kabelvision akan tetap mendapat siaran EPL tersebut melalui channel Starsport dan ESPN. Tetapi sampai saat ini belum ada kepastian apakah televisi lokal akan menyiarkan? stasiun televisi lokal mana yang akan menyiarkan?. Belum ada berita dan kepastian sampai saat ini.
  • 3 Agustus 2007 – Trans7 mengambil siaran Liga Italia Serie A
  • 3 Agustus 2007 – Baru saja saya mendapat sms dari Andhika, yang isinya bahwa. Pihak Astro sudah konfirmasi penyiaran secara ekslusif untuk EPL 2007/2008. Dan Sabtu besok, 4 Agustus 2007, akan menandatangani kontrak di Malaysia.
  • 5 November 2007 – LaTivi mendapat “pembagian” hak siaran dari pihak Astro. Tetapi hanya disiarkan 1 pertandingan setiap hari sabtu, jam 21:00 atau 22:00.

    Written by Naif Al'as

    Tuesday, 3 July 2007 at 13:31

    Telkom & Problem Kirim Fax Internasional (Timur Tengah) Via 007

    with one comment

    Sore ini Telkom benar-benar membuat saya sangat jengkel. Disaat ada kepentingan yang begitu mendesak untuk mengirim fax ke Saudi Arabia, ternyata tidak bisa. Asumsi pertama saya adalah nomor Sambungan Langsung Internasional (SLI) kantor saya di blok sepihak oleh Telkom. Lalu asumsi lainnya adalah mesin fax di kantor saya mengalami kerusakan.

    Tapi ternyata kedua asumsi saya tersebut salah. Setelah mencoba lebih dari 20x untuk mengirim fax ke 3 nomor (semuanya nomor Saudi Arabia), akhirnya ada 1 yang berhasil (namun saya masih meragukan fax ini bisa masuk). Akhirnya saya yang udah bertambah jengkel menelpon ke 147 untuk menanyakan masalah ini. Customer Service Operator (CSO) 147 (katanya hanya untuk layanan domestik) menyarankan saya untuk menelpon ke 107, yang mana 107 tersebut adalah CSO untuk layanan SLI. Lalu saya coba telpon ke 107 dan menanyakan kenapa saya tidak bisa kirim fax via 007 (internasional). Jawaban yang saya terima adalah, sedang ada gangguan di sentral SLI nya telkom untuk bagian Timur Tengah sejak pukul 16:00 WIB. Namun sampai saya menelpon ke CSO tersebut, masalah gangguan itu belum bisa teratasi. Saya coba bertanya sampai kapan gangguan tersebut. Jawabannya adalah relatif, bisa 1 jam atau lebih, namun tidak sampai 1 hari.

    CSO tersebut juga menyarankan, kalau memang betul-betul urgent mau kirim fax sekarang juga, coba pakai operator lain via 104. Alhasil saya ikuti saran CSO tersebut, namun apa lacur, ternyata susah sekali menelpon 104 itu. Mungkin banyak yang mau mengirim fax ke Timur Tengah seperti saya yang coba memakai jasa layanan via 104.

    Hal ini benar-benar membuat saya tambah jengkel. Saya coba pikir-pikir, pasti yang kena masalah bukan hanya saya. Bisa ratusan perusahaan atau mungkin ribuan. Bisa juga dari pihak individual. Ini merupakan suatu kerugian untuk para pelanggan Telkom yang memang benar-benar penting membutuhkan layanan fax untuk ke Timur Tengah pada saat sekarang ini.

    Kira-kira untuk operator PSTN seperti Telkom ini bisa diadukan ke Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) juga atau tidak yah?

    Written by Naif Al'as

    Thursday, 28 June 2007 at 18:16

    Akan Ada Marlboro Kretek Di Indonesia

    with 7 comments

    Menurut berita dari Bloomberg, akan ada Marlboro Kretek di Indonesia mulai tanggal 9 Juli 2007. Hal ini sedikit menarik, karena selama sepengetahuan saya, belum ada produk Marlboro yang kretek (terutama di Indonesia). Saya sebagai perokok Marlboro (Lights), tentunya sedikit penasaran untuk mencoba “seperti apa sih rasa Marlboro kretek ini?”. Dan dengan harga jual yang dipatok sebesar Rp. 7000.

    Namun, kadar nikotin dan tar-nya besar sekali menurut saya. Kadar nikotin Marlboro kretek ini 1.8 mili gram dan kadar tar-nya sebesar 30 mili gram. Saya yang terbiasa dengan Marlboro Lights yang berkadar nikotin sebesar 0,8 mili gram dan tar sebesar 9 mili gram, mungkin akan terasa berat. Tapi untuk sekedar mencoba, boleh saja lah. Mudah-mudahan tidak membuat saya menjadi tambah kecanduan dalam merokok. Karena saya sendiri berusaha untuk mengurangi konsumsi rokok.

    Seorang analis dari PT. First State Investment, Rezza Zulkasi, mengatakan bahwa ini adalah sebuah hal yang unik, mengejutkan, dan strategi yang bagus, dengan alasan bahwa orang Indonesia tertarik dengan merk internasional dengan rasa lokal.

    Jadi, sepertinya memang strategi yang bagus dan unik untuk merebut pangsa pasar rokok kretek di Indonesia yang selama ini dikuasai oleh Gudang Garam International dan Djarum Super.

    (via blog Enda Nasution)

    Update:

    • 5 November 2007, Harga jual dipasaran Rp. 7.000,-
    • 5 November 2007, Saya kurang suka dengan rokok ini karena terlalu manis.

    Written by Naif Al'as

    Friday, 22 June 2007 at 18:24