Naif Al’as | What Did I Write?

Pemikiran Amatir Seorang Naif

Hubungan Nyamuk Dan Bom Bunuh Diri

with one comment

Melihat judul di atas, mungkin orang berfikir saya terlalu bombastis dalam memberi judul. Ini adalah hanya sebuah pemikiran kecil saya mengenai hubungan nyamuk dan bom bunuh diri. Saya adalah termasuk orang Islam, yang notabene mempercayai kitab suci Alquran. Didalam Alquran, Allah berfirman agar kita mengambil pelajaran dari binatang.
Mengapa saya justru mengambil nyamuk dan bom bunuh diri? karena dalam pemikiran saya, memang ada persamaan perilaku nyamuk dan orang yang melakukan bom bunuh diri. Dalam kasus demam berdarah (nyamuk Aedes Aegypti), kita pasti sering mendengar bahwa setelah menggigit/menginfeksi korbannya, nyamuk tersebut akan mati. Perilaku ini persis dengan perilaku orang yang melakukan bom bunuh diri. Menurut pemikiran saya, hal-hal tersebut terjadi karena, nyamuk dalam jaman sekarang terancam habitat dan kehidupannya. Begitu pula dengan orang/kelompok bom bunuh diri. Mereka (bom bunuh diri) terancam kehidupannya dan tidak stabil, karena ada gangguan dari pihak lain. Contohnya, mengapa di Timur Tengah, khususnya Palestina, banyak terjadi bom bunuh diri untuk menyerang Israel. Karena mereka mengganggap Israel itu sebagai ancaman bagi kestabilan kehidupan mereka. Ibaratnya, nyamuk dan bom bunuh diri itu sebagai kelompok minoritas yang menyerang penindasan yang dilakukan oleh kelompok yang lebih besar (nyamuk menyerang manusia, bom bunuh diri Palestina menyerang Israel).
Dalam hal nyamuk, saya tidak pernah mendengar kasus demam berdarah yang sangat hebat pada zaman dahulu. Karena orang dulu itu tidak memusuhi nyamuk dengan “senjata pemusnah masal” (obat nyamuk), tetapi hanya menggunakan kelambu pada tempat tidurnya agar tidak diganggu nyamuk. Sedangkan sekarang, sedikit saja diganggu nyamuk, langsung saja menggunakan senjata tersebut. Begitupun dengan Israel atau negara-negara yang sering diserang oleh bom bunuh diri. Sedikit mereka diganggu, senjata mereka membunuh lebih dari apa yang diganggu tanpa pandang bulu.
Ini adalah hanya sebuah pemikiran saya dengan tidak bermaksud untuk SARA, tetapi dengan harapan hal ini dapat menjadi pelajaran yang berguna untuk kita dalam kehidupan. Kekerasan (senjata) tidak selamanya menyelesaikan masalah, tetapi justru menambah masalah dan memperbanyak jumlah korban.
Q.S. Ali Imran (3) – 190. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

Written by Naif Al'as

Sunday, 21 May 2006 at 13:36

Posted in Opini

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. Ketika keluarga anda di bantai,saudara perempuan anda di perkosa,rumah anda di ambil paksa.Saya ingin tanya apakah pembalasan itu masih tidak perlu ??????..kurang cukupkah penderitaan tuh ?????.dalam islam sudah jelas mempertahankan harga diri adalah syahid apalagi membela islam.Allah swt sendiri yg mengatakan yahudi dan nasrani tidak akan pernah berhenti memusuhi kaum muslimin sampe mengikuti agama mereka.Dan satu lagi ingin saya tanyakan klo lah yang jadi korban itu tentara israel bukan penduduk sipil apakah pembalasan mereka anda pikir tidak akan lbh keras pula ?????? walhasil jgnlah bermain dengan kata-kata atau logika yg naif.israel adalah penjajah,rampok bagi bangsa palestina,maka dah hak bangsa palestine untuk memerangi dengan jalan apapun,sesuai syariat islam termasuk bom syahid.

    hamba allah

    Wednesday, 9 July 2008 at 12:59


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: