Naif Al’as | What Did I Write?

Pemikiran Amatir Seorang Naif

Negara Tanpa Bendera

with 4 comments

Pernahkah Anda mendengar istilah “Negara Tanpa Bendera” yang berkembang di masyarakat ? Istilah tersebut ada karena melihat kondisi suatu tempat/daerah yang hampir tidak pernah terjamah oleh hukum resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Maksudnya adalah, suatu tempat/daerah yang mana kejahatan atau kebebasan yang terjadi disana tidak pernah terlihat (pura-pura tidak lihat?) oleh penegak hukum .
Mungkin dibawah ini bisa saya tuliskan tempat-tempat yang menurut saya sebagai tempat Negara tanpa bendera.

1.   Jakarta Pusat,  sekitar pasar Tanah Abang

  • Banyak terjadi pungli (pungutan liar)
  • Tempat prostitusi (daerah Bongkaran)
  • Narkoba bebas beredar
  • Minuman keras bebas beredar seperti air mineral
  • dsb.

2.   Jakarta Barat, sekitar Kota

  • Prostitusi berkembang dengan marak
  • Perjudian yang “legal”
  • Salah satu pusat penjualan cd/vcd/dvd bajakan terbesar (Glodok & Mangga Dua)
  • Narkoba bebas beredar (yang terbanyak ada di diskotik)
  • dsb.

3.   Jakarta Timur, sekitar pasar / stasiun Jatinegara

  • Kendaraan umum ugal-ugalan
  • Kendaraan umum berhenti dan menunggu penumpang (ngetem) di sembarang tempat
  • Tempat prostitusi
  • Tempat Perjudian
  • dsb.

4.   Jakarta Utara, sekitar pelabuhan Tanjung Priok

  • Banyak pungutan liar
  • Salah satu gerbang masuknya barang-barang ilegal ke Jakarta
  • Berlakunya hukum rimba, siapa kuat dia menang
  • Tempat prostitusi
  • Tempat perjudian
  • Narkoba bebas beredar
  • dsb.

5.   Jakarta Selatan, sekitar Blok M

  • Narkoba bebas beredar
  • Tempat prostitusi
  • dsb.

Tempat-tempat di atas baru merupakan yang sepengetahuan saya saja, dan hanya di Jakarta saja. Bukan tidak mungkin daftar tersebut bertambah (Jakarta). Dan juga untuk di luar Jakarta, saya rasa banyak sekali tempat / daerah Negara tanpa bendera tersebut.

Kalau ada yang bisa menambahkan, nanti saya akan update tulisan ini.

Written by Naif Al'as

Monday, 11 June 2007 at 10:40

Posted in Kehidupan, Kritik, Opini

4 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Wahaha .. kirain bener2 ada negaranya .. ternyata ungkapan…🙂

    Iman Budi Setiawan

    Monday, 11 June 2007 at 14:02

  2. @Iman … hehehe iyah nih, soalnya memang benar daerah² yang saya tulis diatas itu ibarat negara tanpa bendera.
    thx for visiting🙂

    Naif Al'as

    Monday, 11 June 2007 at 15:48

  3. halah..di Jakarta saja sudah ada ‘5 negara’, bagaimana di daerah2 lain ya?
    [-(

    M Fahmi Aulia

    Wednesday, 13 June 2007 at 09:47

  4. @fahmi, itupun gue yakin di jakarta masih ada lagi “negara²” tersebut. untuk di daerah pasti banyak juga, cuma gue gag tau (belum tau).😀

    Naif Al'as

    Wednesday, 13 June 2007 at 11:58


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: