Naif Al’as | What Did I Write?

Pemikiran Amatir Seorang Naif

Archive for July 2007

Indosat Starone Mengganti Perangkat Single Band Milik Pelanggan

with 3 comments

Pada akhir tahun ini (akhir Oktober 2007 diharapkan sudah selesai proses migrasi dari frekuensi 1900 Mhz ke 800 Mhz), pihak Indosat akan melakukan migrasi frekuensi pada produk Starone-nya untuk yang di Jakarta, dari 1900 Mhz ke 800 Mhz. Ada sedikit ganjalan pada diri saya dan mungkin pelanggan lain, karena saya memakai perangkat bundling dari Starone yang merupakan  perangkat single band (cuma 1900 Mhz). Pihak Telkom Flexi, yang juga terkena “penggusuran” frekuensi ini sebelumnya pada bulan Juni 2007 yang lalu sudah mengabarkan akan mengganti perangkat milik pelanggan yang masih single band (tentu ada syaratnya). Namun pihak Starone bulan lalu masih belum terdengar sama sekali soal penggantian ini.

Saya sudah sempat berpikir, kalau memang pihak Starone tidak mau mengganti perangkat milik saya, maka saya mungkin akan memberhentikan account saya disana (sudah berlangganan Starone sejak Juli 2005). Toh sekarang sudah ada beberapa provider yang menyediakan akses internet murah (malahan unlimited) via GPRS, pikir saya seperti itu.

Setelah kemarin saya membaca berita di detikinet, yang isinya bahwa  Starone akan mengganti perangkat milik pelanggan yang masih single band (terutama yang bundling dari pihak Starone – seperti yang saya punya). Pihak Starone menyiapkan 4000 perangkat yang beroperasi di frekuensi 800 Mhz untuk mengganti perangkat milik pelanggan yang hanya beroperasi di frekuensi 1900 Mhz.

Namun ada syarat-syaratnya :

  1. Pasca Bayar :
    • Penggunaan rata-rata selama 6 bulan terakhir harus sebesar minimal Rp. 50.000/bulan
    • Nomornya masih aktif sampai 1 Juli 2007
  2. Pra Bayar :
    • Sudah menjadi pelanggan selama 2 tahun
    • Penggunaan rata-rata selama 3 bulan terakhir harus sebesar minimal Rp. 30.000/bulan

 Sampai saat ini saya belum mendapat kabar kapan pendaftaraan untuk pergantian perangkat ini akan dimulai. Mudah-mudahan bisa secepatnya dilakukan.

Written by Naif Al'as

Friday, 13 July 2007 at 11:32

BRTI: “Kami Sedang Membuat Kebijakan Perihal Sms Premium,Spam, dan Kejahatan”

with 9 comments

Saya pernah kirim komplain keluhan mengenai sms spam dari operator seluler di Indonesia kepada Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) via situs BRTI.

—–Original Message—–
From: brtiorid@brti.or.id [mailto:brtiorid@brti.or.id]
Sent: 19 Juni 2007 17:56
To: info@brti.or.id
Subject: [ Keluhan ]

Pengirim : Naif

Email : naifmuh.alas@yahoo.com

Saya pengguna ESIA dan TELKOMSEL (Simpati)

Mengenai Spam sms yang dikirimkan oleh operator seluler, baik gsm maupun cdma tersebut. Hal ini sudah masuk ke tahap keterlaluan, dalam 1 hari itu bisa sampai 5 sms per operator. Saya sebagai konsumen merasa hak-hak saya dilecehkan, karena menurut saya ini masalah privasi yang diabaikan oleh pihak operator. Saya sudah mencoba untuk menelpon ke CSO dari masing-masing operator untuk menghentikan sms-sms sampah yang dikirimkan setiap hari, namun sampai detik ini, masih saja dikirimkan. Sebenarnya bukan saya saja yang merasa jengkel dengan ulah operator, sudah banyak yang jengkel. Contoh terbaru ada di http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=2769 Dan masih banyak lagi contoh-contoh lainnya. Saya mohon kepada BRTI sebagai regulator yang memiliki wewenang untuk menindak operator.

Saya sebagai konsumen tidak berdaya diperlakukan semena-mena oleh operator.

Dan apakah ada regulasi untuk menegur operator dalam masalah sms sampah ini?

Saya mengharapkan mendapat jawaban dari BRTI secepatnya. Terima kasih

Naif Muh. Al’as

Dan mendapatkan jawaban dari pihak BRTI setelah 2 minggu kemudian.

Terima kasih telah menghubungi BRTI.

Saat ini BRTI dalam proses tahap pembuatan kebijakan perihal SMS Premium dan layanan SMS Spam atau threat/kejahatan. BRTI melakukan koordinasi baik internal departemen juga eksternal dengan pihak-pihak terkait. Semoga dalam waktu dekat akan segera dapat berhasil guna menjadi sebuah Peraturan Menteri.

Salam,

info@brti.or.id

Walaupun cukup lama mendapatkan balasan dari BRTI. Tapi cukuplah untuk saya, karena dengan membalas keluhan saya, berarti BRTI tidak men-cuek-an masukan/kritik tentang operator dari para pengguna seluler di Indonesia.

Sekarang kita tunggu saja realisasi mengenai regulasi yang sedang dipersiapkan oleh BRTI mengenai sms spam tersebut.

Written by Naif Al'as

Monday, 9 July 2007 at 18:21

Stasiun TV Lokal Tidak Mengambil Hak Siar Liga Inggris 2007/2008 ?

with 199 comments

Dari kabar yang saya dengar, pihak stasiun televisi Trans 7 sepertinya sudah hampir pasti tidak mengambil membeli hak siar Liga Inggris (English Premier League – EPL) musim 2007/2008. Menurut beberapa sumber, penghentian ini terjadi karena salah satunya adalah masalah harga hak siar yang terlalu mahal. Sehingga, ongkos produksi untuk siaran EPL setiap minggu di Trans 7 tidak tertutupi oleh uang yang masuk dari pihak sponsor. Selain itu, ada juga masalah pengaturan program yang sedikit menimbulkan kekacauan dibagian programming Trans 7. Ketika jadwal siaran EPL ini molor sedikit, maka akan sedikit kacau di bagian programming Trans 7 tersebut (karena siaran EPL ini bersifat siaran langsung). Namun, tetap yang jadi isu utama adalah masalah biaya produksi itu.

Lalu stasiun TV lokal yang mana yang akan membeli hak siar EPL 2007/2008 ini?Rumor yang beredar di forum-forum Indonesia, khususnya forum sepakbola, ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi, yaitu :

  1. Pihak RCTI sedang menegosiasi untuk pembelian hak siar ini.
  2. Pihak SCTV sedang menegosiasi untuk pembelian hak siar ini.
  3. Pihak ANTV (yang sahamnya sudah dibeli oleh pihak Star TV), yang disebut-sebut akan mengambil alih penyiaran EPL musim depan, malah tidak terdengar.
  4. Pihak Lativi juga disebut-sebut akan mengambil hak siar EPL musim depan ini karena faktor yang sama seperti ANTV (saham dibeli oleh Star TV).
  5. Pihak ASTRO Indonesia (TV berbayar, TV kabel) juga disebut-sebut akan mengambil hak siar ini.
  6. Hak siar akan tetap ada di ESPN (berarti untuk televisi berbayar di Indonesia tidak hanya Astro Indonesia saja yang bisa menayangkan EPL 2007/2008). Hal ini bisa dilihat dari penayangan iklan siaran EPL di ESPN musim depan (mulai 11 Agustus 2007) – Info dari Budi Iskandar via Andhika Suksmana (Presiden Big Reds, Indonesia’s Official Liverpool FC Supporters Club) .

Dari rumor-rumor tersebut, sampai saat ini saya belum mendapatkan kepastian mengenai stasiun tivi mana yang akan membeli hak siar EPL 2007/2008. Mudah-mudahan saja salah satu televisi lokal tetap membeli hak siar tersebut, karena EPL sendiri sudah menjadi salah satu tontonan wajib untuk pencinta sepakbola di Indonesia. Khususnya saya dan kawan-kawan di Big Reds sebagai pencinta klub Liverpool FC. Karena selain menyalurkan hobi, bisa juga sebagai alternatif tayangan bila dibandingkan dengan tayangan-tayangan televisi lokal yang tidak bermutu seperti sinetron, gosip, dan sebagainya.

Apakah diantara Anda ada yang tahu informasi mengenai pembelian hak siar EPL musim 2007/2008 oleh stasiun televisi lokal?

Update:

  • 24 Juli 2007 – Pihak Trans 7 sudah dipastikan tidak membeli hak siar EPL 2007-2008 dan pihak LaTivi belum pasti membeli hak siar EPL 2007-2008.
  • 24 Juli 2007 – Kemarin buku panduan acara (jadwal acara) Astro untuk Agustus 2007 sudah tiba di rumah saya. Lalu semalam saya membaca jadwal acara Astro tersebut, dan membuka jadwal untuk tanggal 11 Agustus 2007 (pertandingan pertama EPL 2007-2008). Ternyata masih disiarkan di Star Sport dan ESPN. Namun tidak seperti biasanya, yang sebelumnya ada nama tim yang bertanding, sekarang tidak ada. Hanya ada tulisan “EPL 2007-2008 Match” (kurang lebih seperti itu). Dan asumsi saya dengan jadwal tersebut, kemungkinan televisi berbayar lainnya seperti Indovision dan Kabelvision akan tetap mendapat siaran EPL tersebut melalui channel Starsport dan ESPN. Tetapi sampai saat ini belum ada kepastian apakah televisi lokal akan menyiarkan? stasiun televisi lokal mana yang akan menyiarkan?. Belum ada berita dan kepastian sampai saat ini.
  • 3 Agustus 2007 – Trans7 mengambil siaran Liga Italia Serie A
  • 3 Agustus 2007 – Baru saja saya mendapat sms dari Andhika, yang isinya bahwa. Pihak Astro sudah konfirmasi penyiaran secara ekslusif untuk EPL 2007/2008. Dan Sabtu besok, 4 Agustus 2007, akan menandatangani kontrak di Malaysia.
  • 5 November 2007 – LaTivi mendapat “pembagian” hak siaran dari pihak Astro. Tetapi hanya disiarkan 1 pertandingan setiap hari sabtu, jam 21:00 atau 22:00.

    Written by Naif Al'as

    Tuesday, 3 July 2007 at 13:31