Naif Al’as | What Did I Write?

Pemikiran Amatir Seorang Naif

BRTI: “Kami Sedang Membuat Kebijakan Perihal Sms Premium,Spam, dan Kejahatan”

with 9 comments

Saya pernah kirim komplain keluhan mengenai sms spam dari operator seluler di Indonesia kepada Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) via situs BRTI.

—–Original Message—–
From: brtiorid@brti.or.id [mailto:brtiorid@brti.or.id]
Sent: 19 Juni 2007 17:56
To: info@brti.or.id
Subject: [ Keluhan ]

Pengirim : Naif

Email : naifmuh.alas@yahoo.com

Saya pengguna ESIA dan TELKOMSEL (Simpati)

Mengenai Spam sms yang dikirimkan oleh operator seluler, baik gsm maupun cdma tersebut. Hal ini sudah masuk ke tahap keterlaluan, dalam 1 hari itu bisa sampai 5 sms per operator. Saya sebagai konsumen merasa hak-hak saya dilecehkan, karena menurut saya ini masalah privasi yang diabaikan oleh pihak operator. Saya sudah mencoba untuk menelpon ke CSO dari masing-masing operator untuk menghentikan sms-sms sampah yang dikirimkan setiap hari, namun sampai detik ini, masih saja dikirimkan. Sebenarnya bukan saya saja yang merasa jengkel dengan ulah operator, sudah banyak yang jengkel. Contoh terbaru ada di http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=2769 Dan masih banyak lagi contoh-contoh lainnya. Saya mohon kepada BRTI sebagai regulator yang memiliki wewenang untuk menindak operator.

Saya sebagai konsumen tidak berdaya diperlakukan semena-mena oleh operator.

Dan apakah ada regulasi untuk menegur operator dalam masalah sms sampah ini?

Saya mengharapkan mendapat jawaban dari BRTI secepatnya. Terima kasih

Naif Muh. Al’as

Dan mendapatkan jawaban dari pihak BRTI setelah 2 minggu kemudian.

Terima kasih telah menghubungi BRTI.

Saat ini BRTI dalam proses tahap pembuatan kebijakan perihal SMS Premium dan layanan SMS Spam atau threat/kejahatan. BRTI melakukan koordinasi baik internal departemen juga eksternal dengan pihak-pihak terkait. Semoga dalam waktu dekat akan segera dapat berhasil guna menjadi sebuah Peraturan Menteri.

Salam,

info@brti.or.id

Walaupun cukup lama mendapatkan balasan dari BRTI. Tapi cukuplah untuk saya, karena dengan membalas keluhan saya, berarti BRTI tidak men-cuek-an masukan/kritik tentang operator dari para pengguna seluler di Indonesia.

Sekarang kita tunggu saja realisasi mengenai regulasi yang sedang dipersiapkan oleh BRTI mengenai sms spam tersebut.

Written by Naif Al'as

Monday, 9 July 2007 at 18:21

9 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. janji tinggallah janji dah menurutku😀

    rivai

    Tuesday, 10 July 2007 at 13:35

  2. #rivai … mmmh jgn apatis gitu dong. kita lihat aja dulu gimana nanti realisasinya. berharap sedikit boleh dong.

    Naif Al'as

    Tuesday, 10 July 2007 at 13:49

  3. *menunggu nasib membaik*

    Luthfi

    Thursday, 12 July 2007 at 17:32

  4. A:
    1. Sepertinya dijawab oleh bagian HUMAS yang sudah dilatih untuk menangani pertanyaan2 spt ini. Jadi capee deh.. .
    2. Sengaja pembalas email BRTI tidak ada namanya, jika sewaktu-waktu anda komplain lg, bisa aja ngeles “Emangnya siapa yang janjiin seperti itu?”

    Coba tanya lgsg ke bos BRTI, kalo ga ditanggapi, ke YLKI, akan ditanggapi biasanya. Hati-hati juga dengan kebijakan suatu operator yang tdk memberi tahu kepada pelanggan
    pertanyaaan/uneg2 anda ini satu dari sekian uneg2 pengguna ES_IA

    Intermezzonya:
    Mgkn sengaja juga high traffic newsletter spt ES_IA ini utk mendongkrak pendapatan mereka dari ‘newsletter2’ trsbt bwt sumber pendapatan bayar ganti rugi korban lumpur di jawa timur sana yg belum tuntas hehehhe…😛
    inget, masih anak perusahannya lhoo :Peace.

    Gayus

    Thursday, 12 July 2007 at 18:14

  5. #Luthfi … iyah tungguin deh, mudah2an ada harapan *emang nasib apaan sih?*
    #Gayus … ya semua kemungkin emang tetep ada, mungkin aja yang jawab emang seperti itu template nya. tapi mngkin juga ngga. nah trus buat yg no 2, kayaknye susah deh kalo mereka ngelak. kan email sendernya aja dari brti. but bukan ga mungkin juga bisa dianggep palsu.
    lalu soal bos brti? huh susaaah, buat apa mereka ngegaji orang buat jawab keluhan2an konsumen kalo mereka juga harus turun tangan? makanya susah kalo berharap bisa langsung berhubungan dengan bos brti, kecuali emang kenal.

    Naif Al'as

    Thursday, 12 July 2007 at 20:01

  6. Coba ke LSM yang menangani kasus di atas mgkn bisa yaitu IdTUG (ndonesia Telecommunication Users Group).
    bisa jadi berbentuk ke petisi ke LSM utk nambah2an complain ke ES_IA.
    g’luck.

    gayus

    Monday, 16 July 2007 at 20:25

  7. #gayus … masalahnya, hampir semua operator yang seperti itu (bukan cuma esia). jadi kalaupun kita komplain via lsm or ylbhi selama belum ada regulasi yang tegas dari pemerintah, percuma juga kali yah.
    Nah yang ditunggukan regulasi yang (katanya) sedang dikoordinasikan oleh BRTI dengan departemen-departemen terkait

    Naif Al'as

    Monday, 16 July 2007 at 21:39

  8. pemerintah brti dan kppu adalah orang yan
    g tdk punya otak dasar setan hidup seenaknya saja

    dari wartel warnet dan pkl

    rita

    Wednesday, 22 April 2009 at 23:24

  9. ini sudah tahun 2010 loh🙂 berarti sudah 3 tahun dan belum ada pengaruh apa-apa, ES-IA saya masih juga dapet sms sampah

    nizar

    Sunday, 19 September 2010 at 09:43


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: