Naif Al’as | What Did I Write?

Pemikiran Amatir Seorang Naif

Poliandri Vs Poligami

with 17 comments

POLIANDRI or POLIGAMI

Waktu itu lagi asiik ngbrol ama temen gue, cewek
yang rencananya mau nikah bulan2 ini …
sampe akhirnya ngomongin tentang poligami ….
komentarnya memang agak nyebrang … malahan jadi
ngebahas poliandri…..

katanya gini nih …

“Menurut daku, yang diperlukan oleh seorang
anak bukanlah siapakah
lelaki yang menyumbangkan seciprat sperma untuk
membuat dirinya, tapi
siapakah yang berperan sebagai sosok seorang ayah
sesungguhnya dalam pertumbuhannya.

Justru dengan sistem 4 ayah 1 ibu, anak-anak
diuntungkan karena lebih banyak yang melindungi mereka jika ada apa-apa.
Bahkan mungkin ada baiknya jika ke-empat ayah tersebut mengatur shift
kerja mereka sehingga setidaknya ada 1 ayah yang selalu berjaga di rumah
setiap saat. Menjaga keluarga dari marabahaya. (Misal: Kalau ada
perampok yang masuk rumah, setidaknya ada seorang lelaki dewasa yang akan
melindungi ibu dan anak-anaknya)

Selain itu, 4 ayah berarti adanya 4 tulang
punggung keluarga. (EMPAT saudara-saudara! ! E-M-P-A-T!! bukan 1 atau 2 atau
3, tapi EMPAT sumber pemasukan keluarga!!) Jadi secara keseluruhan,
kesejahteraan keluarga menjadi lebih baik.

Biaya perawatan anakpun lebih terjamin. Jika yang
1 terkena PHK, masih ada 3 lainnya yang bekerja. Tentunya yang terkena
PHK itu juga akan merasa gengsi dan malu terhadap 3 suami lainnya,
sehingga ia akan berusaha mendapatkan kerja secepatnya.

Poliandri juga baik untuk mengurangi jumlah
penduduk. Sebab, walaupun ada 4 pejantan yang siap membuahi, tapi pabrik
anaknya cuma 1!! Jadinya ya dalam jangka panjang akan mengurangi jumlah
penduduk dan anak-anak yang dibuat pun diharapkan lebih “berkualitas”
.. (Ya itulah, karena biaya perawatan anak datang dari 4 sumber
pemasukan) Intinya: turunkan kuantitas, naikkan kualitas!!

Kalau poligami bisa mengakibatkan persaingan di
antara para istri dan anak-anaknya, poliandri mungkin bisa memberikan
efek perdamaian. Sebab pada saat seorang anak tidak jelas siapa ayahnya
(Pokoknya di antara 4 itu! Eh, diluar 4 itu juga bisa ding), maka para
ayah akan tetap memberikan perhatian kepada si anak. Masing-masing
ayah akan menganggap anak tersebut adalah anaknya. (Kalau di
poligamikan, bisa ada resiko setiap anak membangga-banggakan ibunya doang dan
menjelekkan ibu dari anak yang lain)

Para ayah tersebut punya teman untuk ngobrol malam-malam, teman
untuk main catur, main panco (Kalau mau juga bisa buat
turnamen kecil- kecilan) ataupun main kartu (Pas 4 orang! Cocok
buat maen capsa, maen mahjong juga bisa). Nonton bola di rumah pun
menjadi lebih semarak!

Dengan sistem 4 suami pula para pria bisa belajar
menekan rasa egoisnya dengan saling berbagi, bertoleransi dan bersabar.
Ingat, Tuhan suka orang sabar.

Rewelnya istri pun menjadi lebih berkurang.
Bayangkan jika seorang suami punya 4 istri. Maka dalam 24 jam, akan ada 4 orang
istri yang berpotensi untuk mengomel dan mengeluh di kuping suami. Tapi
JIKA 4 suami 1 istri, maka rata-rata kemungkinan masing-masing suami
di-rese- in istri adalah maksimal 6 jam sehari. (Dengan asumsi ngawur bahwa
sang istri mengomel selama 24 jam non-stop)

Sudah menjadi pengetahuan umum pula jika umur
harapan hidup pria lebih pendek. Jadi, setidaknya jika seorang suami mati,
sang istri tidak akan langsung menjadi janda, masih ada 3 orang suami
yang menemani.
Sementara jika sang istri yang mati, maka para
suami bisa memilih untuk segera kawin lagi atau menjomblo. (Point bebek di
sini: Kalau seorang wanita menjadi janda, maka ia lebih sulit untuk
mencari suami daripada seorang duda mencari istri)

Sekarang mari kita tinjau dari sudut seksualitas.
Sudah menjadi keluhan umum di rubrik konsultasi kalau banyak wanita
gagal mencapai orgasme karena suami cepat selesai atau tidur begitu saja
setelah mencapai puncak. Padahal pada umumnya, wanita itu lebih
lambat panas daripada pria.

Nah. dengan adanya 4 suami, maka suami-suami
tersebut bisa ber- estafet ria. Jika istri lambat panas dan blum panas-panas
juga, maka jangan kuatir, masih ada rekan anda yang akan meneruskan
perjuangan membawa istri menuju ke puncak kenikmatan. (Menuju puncak,
gemilang cahaya, mengukir cinta, SEJUTA RASA.. Kyaaaaaaa.!! )

Poliandri secara sekilas juga sesuai dengan kodrat
seks manusia. Laki-laki pada umumnya hanya dapat orgasme 1 kali lalu
keabisan tenaga,sementara wanita bisa orgasme berkali-kali, bahkan
organ seksualnyapun tidak usah membutuhkan persiapan terlalu banyak
seperti halnya laki-laki. ( Kan
harus nungguin Joy-sticknya berdiri dulu.)

Jika wanita berhalangan pun (Entah apapun
alasannya.), laki-laki bisa dengan mudah swalayan karena organ seksnya terbuka
dan menggantung di luar tubuh. (Tidak seperti perempuan yang organnya
lebih tersembunyi, jadi lebih ribet kalau mau swalayan)

Akhir kata, saya menyimpulkan (lagi-lagi) secara
SEPIHAK bahwa poliandri “lebih baik” daripada poligami.”

Nah loh …………
Ada pepatah mengatakan ;

” Laki2 seperti botol coca cola : biar isi
berceceran dimana2 yang penting botol dipulangin”.

” Perempuan seperti kulkas : biarpun gak
kemana2, tapi dpt menyimpan beberapa botol sekaligus di dalam nya”.

PS: Didapat dari mailing list lapanpuluhan (80an), tanpa diedit.

Update, 6 Maret 2008:

Artikel ini milik bebekrewel.com. Terima kasih atas koreksi yang punya artikel.

Written by Naif Al'as

Friday, 25 January 2008 at 13:08

Posted in Humor, Sehari-hari

17 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. wanjrit!

    Imansyah™

    Friday, 25 January 2008 at 17:03

  2. jadi inget TAPOS, peternakan sapinya eyang…………

    oom iwan

    Saturday, 26 January 2008 at 20:47

  3. #oom iwan

    apa hubungannya om? *gak mudeng*

    Naif Al'as

    Saturday, 26 January 2008 at 20:49

  4. di peternakan tuh poliandri boleh aja, tapi buat sapi……

    oom iwan

    Saturday, 26 January 2008 at 20:52

  5. #oom iwan

    hahahaha. bener juga :p

    Naif Al'as

    Saturday, 26 January 2008 at 20:53

  6. Sumber aslinya ada di http://www.bebekrewel.com/polyandri

    ^__^

    (bebek)

    bebek

    Wednesday, 5 March 2008 at 22:12

  7. #bebek, thx🙂

    saya update disini

    Naif Al'as

    Thursday, 6 March 2008 at 16:57

  8. Thanks juga buat pengertiannya ^__^

    bebek

    Thursday, 6 March 2008 at 18:57

  9. ealah.. ikutan 80-an toh
    btw.. artikelnya bagus, aku setuju.. hahaha

    golda

    Sunday, 16 March 2008 at 22:56

  10. #golda

    ikutan, tapi lurker. :p
    Artikelnya kocak. hehehe

    Naif Al'as

    Sunday, 16 March 2008 at 22:59

  11. telat bacanya, nuts article🙂, tapi untuk cewek yang lagi bete ma bojonya dia bakal bicara outloud, agreed! tapi kalo udah balik lagi imannya, she will think about it again over than 100 times.kecuali dia emang gila beneran.nice article, nuts tapi bikin kawat gigi jadi keliatan semua karna ketawa lebar.

    v

    Friday, 12 September 2008 at 04:59

  12. Ampun. Aku malah dijebak wanita yang mengaku muallaf. Dia punya 2 KTP. Di Bali status kawin, Hindu. Di Surabaya KTPnya janda, Islam. Trus kita maksiat, aku pikir janda sih..Eh, begitu anak lahir, ternyata dia masih punya suami di Bali. Wanita itu Poliandri. Kawin cerai tujuh kali. Dua anaknya sebelumnya juga gak jelas nasabnya. Trus kelgnya mendesak dan nuntut sy sgr kawin. Rumah tanggaku pertama akhirnya hancur. Lalu aku nikah resmi dg si Poliandri itu. Gimana status anak itu? Untungnya aku bertobat. Untuk laki2 yang sudah harmonis, hati2 dg Wanita Muallaf Palsu Gaya Baru..Tks

    saya justru kebalikan dari pengalaman yang dituliskan disana, justru saya istri dari suami yang berselingkuh, dan selingkuhan itu katanya hamil dan sudah melahirkan dari benih suami saya. lalu saya berfikir bagaimana mencari cara agar selingkuhan itu bisa diajak tes DNA.
    tolong solusinya dong?

    ak perlu pakai tes DNA segala. Ntar kayak Rahma Azhari sama Rouf. Keyakinan aja…gimana fisik dan rupa anaknya. Ya, Keyakinan aja..

    HJ. AGA AYU NITYA DHARMANI, SE, MM. TOP WOMEN SPESIALIS PERSELINGKUHAN. AHLI POLIANDRI. KTPNYA GANDA. DI BALI AGAMA HINDU, KAWIN. DISURABAYA, HAJJAH, ISLAM DAN JANDA. PANDAI BICARA, GAUL, INTELEK TINGGI. TAPI JANDA ALIAS KAWIN CERAI SUDAH 7 KALI..KASIHAN KETIGA ANAKNYA. GAK JELAS NASAB, BIBIT BOBOT BEBET, SIAPA BAPAK BIOLOGISNYA DAN AKTE KELAHIRANNYA AKHIRNYA DIPALSUKAN. WAHAI UMAT MUSLIM..HATI2 DENGAN WANITA MUALLAF PALSU. KEHARMONISAN RUMAH TANGGA JANGAN SAMPAI TERKOYAK. WANITA ITU JADI DOSEN UNESA SURABAYA..

    Oh itu..Mbak AYU NITYA mantan pramugari . Aku kenal banget sama orangnya. Dia emang care, pandai promosi, tapi hobbi selingkuhnya juga tidak bisa dihilangkan. Kayaknya karakter keturunan ibunya yang jadi bidan itu. AYU NITYA terkenal kok dimana-mana pintar merayu dan mempermainkan perasaaan laki-laki. Maklum dia kan hiper, maniak dan wanita petualang sejati. Di Komplek AL Kenjeran Surabaya sejak dia SMP perempuan itu liar sekali. Benar kata lentho kalo dia suka merebut suami orang. Aku temannya sejak SD. Rumah tangganya berantakan sampai TUJUH kali. Para mantan suaminya kembali ke isteri n anak-anaknya. Bahkan TIGA anak kandung AYU NITYA sampai sekarang nggak jelas siapa bapak biologis dan akte kelahiran anaknya juga DIPALSUKAN. Orangnya jelita tapi kalo dinikahi jangan keburu deh..Having fun sex aja bolehlah. Lagi pula perempuan murahan kayak gitu apa ideal untuk berumah tangga. Masa lalu kelabu terus terulang meski dengan yang baru. Gitu komentarku ya

    Hingga akhirnya ketika hidup saya berubah, saya bercerai dengan suami pertama. Saat itulah, saya berpikir untuk melirik Islam.
    Nah, ini kata AYU NITYA..TERNYATA DI AGAMA HINDU WANITA BERSUAMI LEBIH DARI SATU ALIAS POLIANDRI TIDAK DILARANG.
    AH, KASIHAN ANAK2NYA YANG GAK PUNYA KEJELASAN SIAPA BAPAKNYA..

    ARIDUS MATARAM

    Sunday, 21 December 2008 at 21:00

    • Si ayu ini, kelahiran tanggal berapa sich?

      Tomy

      Tuesday, 4 August 2009 at 00:49

  13. JANDA GATAL HJ. AYU NITYA, MUALLAF PALSU

    saya sangat senang kalau ada wanita poliandri, berarti laki2 tidak bertanggung jawab 100% untuk melayani kebutuhan biologisnya
    apa nggak ancur tuh barang diacak2 banyak lelaki

    ntar anaknya mukanya campuran dari beberapa suami, aneh bgt.

    yg pasti anak hasil dari poliandri, tidak bakalan normal, karena melawan hukum genetika, gue lupa rumusnya, kalo gak salah begini :

    aabb (gen ayah) x ccdd (gen ibu) = acbd, aadb..dll

    nah kalo bapaknya banyak gimana hasilnya hayo ???

    ntar anaknya punya gen abcdefghij, jadi spesies baru tuh

    ovarium dan spermatozoit bercampur satu lawan satu.., bukan satu ovum bercampur dengan banyak sperma dari yg berlainan.., setiap sperma yg di muncratkan itu mengandung jutaan bakal anak (spermatozoit). jadi bila si sperma sudah membuahi ovum, maka ovum itu akan membentuk cangkang dan menolak sperma lainnya.

    ngapain musti repot2 poliandri segala hen… cukup kawini satu laki-laki, yang lain jadi selir aja…

    poliandri itu nggak lebih dari kata-kata selingkuh.

    ARIDUS MATARAM

    Sunday, 21 December 2008 at 21:03

  14. Maap poliandri dilarang keras oleh Tuhan YME yg termaksud dalam 4 agama ibrahim…….
    klo pun poligami mang sunnah, tp jauh lebih baik cukup 1 aja deh jodoh kita sendiri, ksian yg laen gak kebagian……
    Setuju semuanya……..
    soal janda gatel itu, sy dibayar slh stu mtannya utk nemuin dia……..

    Tomy

    Monday, 3 August 2009 at 23:33

  15. Boss, tolong dilihat tulang rusuk kalian, Berapa biji yang hilang? Tulang rusuk Adam dulu hanya satu kok yang ‘dicuri’ oleh Tuhan, tetapi kemudian dikembalikan lagi dalam bentuk HAWA si manusia perempuan itu. Tuhan mengambil satu kembali satu. Bukan ambil satu kembali empat, toh? Jadi dari sananya, Tuhan menciptakan manusia itu sepasang dan perpasang-pasangan. Satu lelaki pasangannya satu perempuan. Bukan satu lelaki empat perempuan.
    Kalau dalam perjalanan selanjutnya terjadi poligami, itu merupakan kegagalan manusia dalam mengembal firman Tuhan. Biasanya orang yang gagal selalu mencari dalih untuk pembenaran.
    Kita menyaksikan prototype poligami yang berakibat sangat buruk. Apakah keturunan Iskak (Israel) dan keturunan Ismael (Arab) akur walaupun perjalanan waktu mereka sebagai saudara tiri sudah melampau masa empat ribu tahun? Itulah, boss. Jangan mencari pembenaran untuk poligami dengan dalih-dalih yang mengada-ada.
    Coba kalian bayangkan, bagaimana perasaan ibu kalian seandainya ibu kalian yang menjadi korban poligami. Akankah kalian mendukung tindakan ayah kalian dan membiarkan ibu kalian menderita luka batin karena kehadiran perempuan lain dalam keluarga kalian dengan kedudukan yang sama dengan sang ibu? Cukup! Cukup….saya tidak mampu membayangkannya jika itu terjadi pada keluarga saya dan ibu saya harus berbagi suami dengan perempuan lain. Mungkin saya akan mengusir ayah saya untuk menjauhi kehidupan ibu dan kami anak-anaknya. Bagaimana dengan kalian? Jika ibu kalian wanita sejati yang kalian hormati menjadi korban poligami, kalian pasti setuju dengan pendapat saya.

    naman

    Monday, 7 December 2009 at 18:21

  16. tapi bagaimana jika dalam kasus poliandri, semua suami tidak mau mengakui anak yang lahir itu anaknya, bukankah si anak jadi terlantar?

    tinta art paper

    Saturday, 4 December 2010 at 08:13


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: